Yamaha AFC3 Menghadirkan Akustik Baru untuk ‘Old Lady’

  • Performing Arts Center & Theater
  • Installed Sound Reinforcement

Seiring dengan meningkatnya ekspektasi kualitas audio baik dari audiens maupun performer di seluruh dunia, pertanyaan mengenai bagaimana cara membuat venue acara yang digunakan untuk pertunjukan drama dan musik yang diamplifikasi agar benar-benar cocok bagi musik klasik dan akustik pun semakin sering diajukan. Sistem peningkatan akustik Yamaha AFC3 telah memberikan jawabannya di sebuah teater bersejarah di Belanda.

Perkembangan pesat teknologi audio digital untuk musik rekaman berdampak langsung pada peningkatan ekspektasi terhadap kualitas live sound. AFC3 Yamaha menggunakan Digital Signal Processing (DSP) untuk meningkatkan akustik ruang - baik di auditorium maupun di atas panggung - dengan meregenerasi energi akustik, yang secara presisi menyesuaikan akustik dengan venue acara dan performance individu.

Dijuluki sebagai‘The Old Lady’, Parkgebouw yang berusia 102 tahun di Rijssen, Belanda, telah lama dikenal sebagai venue acara untuk drama dan live music yang diamplifikasi. Namun manajemen venue acara - yang dipimpin oleh direktur pelaksana Jolanda Agteresch - sangat ingin menjadikan tempat berkapasitas 420 kursi ini sebagai venue yang benar-benar serbaguna, yang menyelenggarakan performance musik klasik dan, khususnya, paduan suara lokal yang selalu berlatih dan tampil di venue lain, seperti gereja-gereja di kota tersebut.

Jolanda kemudian menghubungi Ferdinand Gerritsen Mulkes dari system integrator yang berbasis di Belanda, Innovation Audio, untuk menanyakan apakah mungkin menghadirkan akustik variabel di Parkgebouw, yang akan sesuai untuk segala jenis performance. Menyadari kemampuan Yamaha AFC3 dalam memberikan hasil yang luar biasa, Ferdinand menghubungi tim teknik Yamaha Music Europe untuk mendiskusikan berbagai kemungkinan. Setelah dilakukan pengukuran dan analisis akustik awal, Yamaha memasang sistem demo sementara, sehingga paduan suara dan manajemen Parkgebouw dapat merasakan langsung sistem peningkatan akustik di teater mereka sendiri. Mereka begitu terkesan sehingga proyek besar untuk memasang sistem permanen segera disepakati.

Prinsip di balik AFC3 yaitu para performer dan audiens saling mendengar, baik secara langsung maupun melalui akustik ruangan. Agar hubungan auditori ini terdengar alami dan intim, sangat penting bahwa akustik venue acara yang ditingkatkan mmapu mendukung pengalaman yang juga alami dan ‘inklusif’. Kunci untuk mewujudkannya melalui AFC3 adalah teknologi yang disebut ‘regenerasi hybrid’, yang dicapai dengan memasang sejumlah loudspeaker dalam konfigurasi matriks di seluruh plafon untuk mereproduksi pantulan tidak langsung yang alami, pantulan ini ditangkap oleh deretan mikrofon yang dipasang di plafon, tepat di depan proscenium. Para musisi di atas panggung dan penonton di auditorium hanya mendengar pantulan tidak langsung yang dipancarkan ke dalam ruangan oleh speaker, tanpa pernah mendengar suara langsung dari performer. Dengan demikian, pengalaman akustik menjadi jauh lebih baik - tetapi terdengar alami sepenuhnya - di mana saja di dalam venue acara.

Dengan pendanaan untuk sistem yang berasal dari kombinasi sponsor, donasi pribadi, dan otoritas Rijssen, Parkgebouw menunjuk Innovation Audio untuk memasang matriks loudspeaker plafon yang diperlukan, serta sistem PA front of house dan pencahayaan panggung yang baru.

Reputasi loudspeaker Yamaha yang terus meningkat berkat kualitas suaranya yang unggul menjadi alasan dipilihnya 54 unit model VXC5, VXC8, dan VXS8 untuk sistem AFC3, yang didukung oleh power amplifier digital XMV series.

Sistem AFC3 ini dikalibrasi oleh Jo Wang dan Roy Knudsen dari perusahaan teknik akustik yang berbasis di Oslo, Panpot, yang menyediakan berbagai preset untuk menyesuaikan dengan berbagai jenis performance.

“Tantangan utamanya adalah memastikan peningkatan akustik sesuai dengan tampilan dan nuansa Parkgebouw yang sangat khas, serta tetap menghormati akustik aslinya,” ujar Jo. “Kami menyetel beberapa preset 'besar' dengan waktu reverberasi lebih dari dua detik untuk mendukung paduan suara pria Rijssens Mannenkoor yang besar, dan sangat populer. Namun sistem ini benar-benar menunjukkan keunggulannya melalui preset yang disetel secara cermat untuk memberi manfaat bagi venue acara. Jika Anda masuk ruangan saat sistem aktif, Anda bahkan tidak akan menyadarinya sampai sistem tersebut dimatikan kembali - sesuatu yang tentu saja tidak pernah dilakukan selama pertunjukan berlangsung!”

Sistem AFC3 secara resmi diluncurkan pada tanggal 22 April di hadapan para tamu undangan, yang mana telah memungkinkan instalasi ini terwujud berkat donasi mereka. Dengan diperkenalkan oleh Jo, presentasinya menjelaskan manfaat AFC3 dan cara kerjanya, termasuk sebuah demonstrasi unik berupa ‘pengecualian dari aturan’ dengan mematikan dan menyalakan kembali sistem untuk memperlihatkan secara langsung bagaimana sistem ini meningkatkan interaksi akustik antara audiens dan performer.. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan dari beberapa paduan suara, orkestra, dan solois yang secara rutin bermain di ‘The Old Lady’

Parkgebouw kini lebih banyak digunakan untuk performance musik klasik dan Jolanda Agteresch merasa sangat senang dengan hasilnya.

“ Kini kami dapat menjadwalkan paduan suara dan musik klasik, sesuatu yang sudah lama ingin kami lakukan,” ujarnya. “Paduan suara lokal sekarang akan tampil di sini setidaknya 20 kali per tahun dan bahkan orkestra filharmoni pun kini dapat tampil di Old Lady!”

Ia melanjutkan, “ Respons dari audiens dan musisi sangat fantastis. Akustik yang ditingkatkan membuat para musisi jauh lebih rileks dan dapat bermain secara lebih dinamis.”

Sistem AFC3 juga memicu ‘efek bola salju’, di mana para kurator program musik klasik mulai mengisi program tahunan Parkgebouw dengan berbagai performance menarik, yang mendatangkan lebih banyak pengunjung dan bahkan lebih banyak performance.

Produk Terkait

Studi Kasus Terkait

to page top

Select Your Location